DEMOKRSI = JALAN KEHANCURAN

Juli 11, 2013 at 3:52 am Tinggalkan komentar

Normal
0

false
false
false

IN
X-NONE
X-NONE

/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Table Normal”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-parent:””;
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin-top:0cm;
mso-para-margin-right:0cm;
mso-para-margin-bottom:10.0pt;
mso-para-margin-left:0cm;
line-height:115%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:”Calibri”,”sans-serif”;
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;
mso-fareast-language:EN-US;}

DEMOKRSI = JALAN KEHANCURAN

Dari zaman ke zaman orang yang menganut paham demokrasi tidak pernah mendapatkan kepuasan, karena bermuara pada kepuasan ego dan kepuasan perut. Bermula dengan ego merasa paling hebat dengan berkonsepsi visi – missi jikalau menjadi pemimpin. Selanjutnya mengumbar janji kepada rakyat dan membohonginya.

Demokrasi menjanjikan kedamaian, kemakmuran, kesejahteraan, keadilan. Namun nyatanya negara-negara yang telah menganut faham demokrasi dilanda kehancuran aqidah, kehancuran akhlaq, kehancuran ekonomi, bahkan kebiadaban sang penguasa yang mengorbankan rakyatnya sendiri sampai mengakar pada rakyatnya yang berani dan brutal melakukan perlawanan.

Yang pasti sistem demokrasi melahirkan pemimpin yang serakah dan kejam, juga menciptakan rakyat yang tidak mau diatur bahkan membangkang, sehingga terjadi tragedi-tragedi yang tidak diharapkan, namun menguntungkan orang luar yang memilliki kepentingan untuk mengadu domba ummat islam, memporak porandakan aqidah jama’ah(persatuan ummat muslimin sedunia), hal tersebut merupakan kekalahan muslimin karena tidak dapat melaksanakan Al-Quran (QS Ali Imron ayat 103. QS. An-Nisa ayat 59 ).

Coba kita lihat bagaimana penguasa-penguasa yang berfaham demokrasai menemui kehancurannya. Dari mulai Raja Fir’aun, Raja Namruj, Ratu Balqis, juga kerjaan-kerajaan Islam setelah habisnya masa khulafaurrosyidin( kholifah Ali ) Setelah itu ummat muslimin terombang ambing dalam kegalauan tanpa seorang kholifah sampai  tumbangnya turki ustmani tahun 1924, yang terkotak-kotak dalam ashobiyah, terlebih lebih setelah tahun 1924 ummat muslimin terjajah dalam sistem ashobiyah nasionalism hingga saat ini. Ummat muslimin sangat susah diajak untuk kembali kepada sistem khilafah ‘ala minhajin nubuwwah dalam satu wadah jama’ah muslimin.

Dalam kurun waktu ratusan tahun ummat muslimin di cekoki faham-faham dari luar islam( contoh di Indonesia yang dibawakan oleh kaum penjajah dari Belanda ), begitu juga di negara-negara lain. Maka saatnya kini muslimin kembali mengkaji Al-Quran dan Sunnah Roslullah agar kita bisa kembali kepada kejayaan sebagaimana yang telah diraih oleh pendahulu-pendahulu kita. Kita lihat sejarah bagaimana Rasulullah menjadi seorang kholifah, bagaimna Abu Bakar, Umar. Utsman, dan Ali radiallahu anhum mempersatukan muslimin tanpa batas teritorial kenegaraan, kesukuan, kebangsaan. Maka jayalah muslimin.

Wahai kaum mulimin coba baca dan fahami, dan mari kita amalkan :

QS Al-Baqoroh ayat 208. Ali Imron ayat 103. An Nisa ayat 59. At-Taubah ayat 111. Al-Fath ayat 10. Semunya mewajibkan agar kita kembali bersatu dalam kepemimpinan muslimin ( khilafah ‘ala minhajin nubuwwah ) atau JAMA’AH MULIMIN

أنا امركم بخمس الله أمرني بهنّ  : بالجماعة وبالسّمع والطّاعة والهجرة والجهاد في سبيل الله . فإنّه من خرج من الجماعة قيد شبر فقد خلع ربقة الإسلام من عنقه إلي أن يرجع ومن دعا بدعوى الجاهليّة فهو من جثاء جهنّم قالوا يا رسول الله وإن صام وصلّى قال وإن صام وصلّى وزعم أنّه مسلم فادعوالمسلمين بما سمّاهم المسلمين المؤمنين عبادالله عزّ وجلّ .

Artinya : Aku perintahkan pada kamu sekalian (muslimin) lima perkara, sebagaimana Allah telah memerintahkan ku dengan lima perkara itu : Berjamaah, mendengar, thoat, hijrah, dan jihad fie sabilillah. Barangsiapa yang dari Al-Jamaah sekedar sejengkal , maka sungguh ia terlepas ikatan Islam dari lehernya sampai ia kembali (taubat) . Dan barang siapa yang menyeru dengan seuan jahiliyyah, maka ia termasuk golongan orang yang bertekuk lutut dalam Jahannam. “Para shahabat bertanya: Ya Rosulullah, jika ia shaum dan sholat ?…”Rosulullah bersabda : “ Sekalipun ia shaum dan sholat, dan mengaku dirinya seorang muslim. Maka pangillah oleh mu orang-orang muslim itu dengan nama yang Allah telah berikan pada mereka,”Al-Muslimin, Al-Mukminin, Hamba-hamba Allah ‘Azza wa Jalla.”( HR. Ahmad dari Harits Al-Asy’ary, dalam Musnad Ahmad juz 4 halaman 202 ).

 

Apa pengertian Jama’ah Muslimin?

Pengertian Jama’ah Muslimin (Al-Jama’ah) sebagaimana yang dijelaskan oleh sahabat Rasulullah shallalahu alaihi Wasallam yaitu : “Al-jamaatu huwa mujama’atu ahlulhaqqi wain qollu”(Al-jama’ah adalah tempat berkumpulnya ahli haq walaupun sedikit)

Mengapa muslimin harus berjama’ah?

Karena diperintah oleh Allah dan Rosul-Nya “Dan berpegang teguhlah kamu sekalian kepada tali(agama) Allah seraya berjama’ah dan janganlah bercerai berai” (QS. Ali Imran : 103) “Tetapilah jama’ah Muslimin dan imam mereka” (HR. Bukhari Muslim)

Apa pengertian Khilafah?

Pengertian Khilafah secara etimologi adalah “penggantian”, sedangkan secara terminologi adalah kekhilafahan/kepemimpinan di kalangaan umat Islam sepeninggal Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Bagaimana hubungan Jama’ah Muslimin dengan Khilafah?

Jama’ah Muslimin adalah bentuk masyarakat Islam yang dipimpin oleh seorang Imaam. Khilafah adalah bentuk kepemimpinan masyarakat Islam dan ditakhsis oleh Rasulullah dengan Khilafah ‘ala minhajin nubuwwah (Khilafah yang mengikuti jejak kenabian), bukan semata-mata Khilafah.

Apa pengertian Imaamah?

Menurut lughah (etimologi) artinya sebagai kepemimpinan. Sedangkan menurut istilah (terminologi) sama dengan pengertian khilafah.

Apa pengertian Kholifah?

Kholafah yang memimpin dalam Khilafah/Kekhilafahan.
Jama’ah muslimin adalah perintah dari Rasulullah Shallalahu ‘alaihi Wasallam.

Apa perbedaan Jama’ah Muslimin dengan Jama’ah lainnya?

Jama’ah Muslimin ada perintahnya dari Rasulullah Shallahu ‘alaihi Wasallam “Taljamuu Jamaa’atal Muslimiina wa imaamahum” (Al-Hadits).
Sedangkan selainnya tidak diketahui dalilnya.

Apa pengertian Bai’at?

Secara bahasa (etimologi) Bai’at artinya “menjual, barter harta atau perjanjian”, sedang secara istilah (terminologi) Bai’at artinya “jual beli jiwa dan harta dari mu’min kepada Allah dengan Jannah”.

Apa syarat-syarat Bai’at?

Syarat diterimanya bai’at adalah Muslim dan tidak syirik.

Bai’at apa saja yang ada pada masa Rasulullah?

Bai’at Aqobah ke-1 dan ke-2 (bai’atun nisa), Bai’atul jihad (perang), Bai’atur Ridlwan, dan Bai’at ‘ala at Thaat.

Apa perbedaan bai’at pada zaman Rasulullah dengan bai’at mengangkat khalifah?

Bai’at pada zaman Rasul kepada Rasulullah, Bai’at khilafah membai’at seorang kholifah (Imaam) disebut juga Bai’atul Imaaroh (Membai’at seorang Amir).

Apa alasan Jama’ah Muslimin mengklaim (menganggap) diri sebagai Jama’ah yang paling haq?

Karena diperintahkan oleh Rasullullah dan merupakan Jama’ah yang pertama kali ditetapi oleh Muslimin setelah runtuhnya dinasti Utsmaniyyah di Turki.

Bagaimana tanggapan Jama’ah Muslimin tentang pendapat yang menyatakan bahwa keberadaan Jama’ah Muslimin yang saat ini terkesan ekslusif?

Mungkin karena mereka belum mengetahui Jama’ah Muslimin secara utuh (Karena kurang memperhatikan sunnah Rasullulah).

Mengapa jika menetapi Jama’ah Muslimin harus melaksanakan bai’at?

Karena mengikuti contoh/sunnah shahabat ketika mereka membai’at para Khulafaur rasyiddin sebagai Khalifah.

Bagaimana proses pengangkatan Imaamul Muslimin dalam Jama’ah Muslimin?

Proses pengangkatan Imaamul Muslimin atau pembai’atan Imaamul Muslimin tidak sulit, kita tinggal mencontoh proses pembai’atan Abu Bakar Shidiq menjadi khalifah, dan para Khalifah sesudahnya.

Mengapa kontribusi Jama’ah Muslimin belum begitu terasa oleh umat Islam?

Insya Allah sesuai dengan kemampuan yang dimiliki, Jama’ah Muslimin selalu memberikan konstribusi terhadap setiap persoalan yang dihadapi Muslimin. Setiap amal tidak perlu senantiasa ditampakkan/diperlihatkan, cukuplah Allah yang melihat.

Apakah proses pencarian/penelusuran Jama’ah-Jama’ah yang ada di seluruh dunia pernah dilakukan lagi di masa sekarang di mana kondisi dunia sudah semakin terbuka?

Usaha ke arah itu tetap terbuka dan kalau ada yang menyatakan lebih awal serta sesuai dengan khiththah Rasulullah maka Imaam beserta seluruh makmum siap untuk menjadi Ma’mum.

Bagaimana jika muncul Jama’ah Muslimin yang baru dengan landasan yang sama dan didukung oleh mayoritas muslimin?

Pelaksanaan syari’at berjama’ah tidak tergantung dari mendapat dukungan atau tidak, barometernya bukan dukungan dari manusia melainkan Al-Quran dan As-Sunnah.

Mengapa Jama’ah Muslimin beranggapan bahwa “Islam Non Politik”?

Pertama, Jama’ah Muslimin (Hizbullah) berkeyakinan bahwa Islam itu wahyu dari Allah Subhanahu Wa ta’ala yang disampaikan oleh malaikat Jibril kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi Wa Sallam. Sedangkan politik adalah hasil karya pemikiran manusia. Kedua, adalah tidak benar kalau Rasulullah diberi amanat oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala untuk menyebarkan Risalah -Nya dengan jalan “menguasai” manusia di Mekkah dan di Madinah, namun Rasulullah menyebarkan Risalah-nya dengan jalan “tabligh” seperti dapat dilihat dalam Al-Qur`an (QS. 5 : 7). Rasul adalah pemberi nasehat dan memberi tahu hal-hal yang tidak diketahui oleh manusia (QS. 7:62); mengajak/dakwah (QS. 16 :125).

Bagaimana konsep perjuangan Jama’ah Muslimin dalam menyebarluaskan Syari’at Al-Jama’ah dewasa ini yang tidak bisa lepas dari politik?

Konsep perjuangan Jama’ah Muslimin tidak akan keluar dari Al-Quran dan As-Sunnah Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam dan Sunnah Khulafaur Rasyidin al-Mahdiyyin dalam situasi dunia bagaimanapun.

Bagaimana sikap Jama’ah Muslimin terhadap muslimin yang tidak melaksanakan ba’iat kepada Imaam Jama’ah Muslimin?

Tetap menganggap mereka sebagai saudara seraya terus menasehati dan mengajaknya untuk sama-sama mengamalkan Islam secara “Kaffah” dalam Al-Jama’ah. Adapun mereka belum berbai’at tidak menjadi alasan ukhuwah sesama muslim menjadi putus.

Bagaimana pandangan Jama’ah Muslimin terhadap kekuasaan?

Fungsi kekuasaan adalah fungsi politik, sedangkan Jama’ah Muslimin non politik. Jadi mengatur hidup bermasyarakat umat Islam berdasarkan Al-Qur’an dan As-Sunnah.

Bagaimana jika Jama’ah Muslimin diamanahi kekuasaan?

Karena kekuasaan adalah milik Allah dan hanya akan diberikan kepada siapa yang dikehendaki-Nya, maka siapapun yang memperolehnya harus menunaikannya sesuai dengan perintah-Nya (Al-Qur`an dan Sunnah Rasul).

Apa dasarnya bahwa Imaam pertama Jama’ah Muslimin itu adalah Wali Al-Fattah?

Karena Wali Al-Fattah adalah orang pertama yang dibai’at sebagai Imaam bagi muslimin setelah runtuhnya dinasti Utsmaniyyah.

Bagaimana hubungan Jama’ah Muslimin dengan Pemerintah Republik Indonesia?

Hubungan Jama’ah Muslimin dan pemerintah Republik Indonesia alhamdulillah baik. Sebab Jama’ah Muslimin dalam setiap kegiatannya berdasarkan Al-Quran dan As-Sunnah (ibadah) dan UUD 1945 menjamin warga negaranya untuk beribadah sesuai dengan agama/keyakinan yang dianutnya.

Bagaimana sistem (hierarki) kepemimpinan dalam Jama’ah Muslimin?

Sistem (hierarki) kepemimpinan di Jama’ah Muslimin adalah sederhana, yaitu ada Imaam ada ma’mum. Imaam wajib menggembala ma’mumnya dan ma’mum pun wajib taat kepada Imaam selama Imaam taat kepada Allah Subhanahu Wata’ala.

Jika khilafah itu sudah ada, mengapa muslimin saat ini masih terpuruk dan menjadi objek mainan orang kafir?

Masya Allahu kaana wa ma lam yasya lam yakun, la haula wala quwwata illa billahi. Setiap keadaan (menang atau kalah, jaya atau terpuruk) adalah ketetapan Allah subhanahu wa ta’ala yang perlu menjadi ibroh dan nasihat bagi muslimin. Jaya dan menang hanya akan diberikan kepada Muslimin saat Muslimin bersatu dalam satu Jama’ah dengan satu imaamnya dan tidak berpecah belah dalam bentuk berfirqoh-firqoh.

Mengapa Imaam Jama’ah Muslimin tidak tampil ke permukaan mengambil alih urusan Islam dan Muslimin? Jika belum saatnya, kapan dan bagaimana?

Sepanjang Muslimin tetap berfirqoh-firqoh dan memiliki pemimpinnya sendiri-sendiri, maka komando Imaam tidak akan ada artinya, karena tidak akan didengar dan ditaati. Ketaatan hanya akan diberikan oleh Muslimin yang sudah membai’atnya saja.

Bagaimana sikap Jama’ah Muslimin terhadap perkembangan pemikiran khilafah yang saat ini semakin berkembang luas di tengah-tengah umat?

Syari’at khilafah ini untuk diamalkan/dilaksanakan bukan hanya diseminarkan atau diperbincangkan, sebagaimana syari’at sholat, zakat, haji dan lain-lain

Bagaimana agar konsep khilafah dan Jama’ah Muslimin ini terlihat realistis di kalangan umat Islam, tanpa menafikan kelompok lain?

Dengan cara mempraktekkan syariat Islam dalam kehidupan sehari-hari dan mengadakan ta’aruf, da’wah, ta’lim secara terbuka.

Bagaimana Jama’ah Muslimin menanggapai sebagian umat Islam yang lebih memilih tidak membai’at seorang Imaam, asalkan hidup dan beribadah sesuai Al-Qur’an dan As-Sunnah?

Kita serahkan kepada Allah subhanahu wa ta’ala sambil terus berusaha menyelenggarakan dakwah. Dalam hal ini masih banyak muslimin yang belum mengetahui akan pentingnya bai’at, padahal membai’at khalifah, berjama’ah dan taat adalah unsur-unsur penting dalam ikatan Islam. Sebagaimana atsar sahabat mengatakan: “Tidak akan tegak Islam itu kecuali dengan wujud jama’ah, dan tidak terwujud jama’ah kecuali adanya imaam, dan tidak ada imaam itu kecuali untuk ditaati “.

Bagaimana sikap Jama’ah Muslimin terhadap anggapan bahwa orang-orang Al-Jama’ah lebih mementingkan ikhwannya?

Ad-Diinu nashihah. Setiap amal yang menyalahi Al-Qur’an dan As-Sunnah yang dilakukan oleh siapapun perlu diluruskan. Pada prinsipnya yang menjadi dasar acuan adalah prinsip-prinsip ta’awun yang diajarkan Islam itu sendiri.

 

amaah Muslimim (Hizbullah) berkeyakinan bahwa khilafah yang dinantikan seluruh umat Islam sesungguh telah tegak sejak 1372 Hijriah atau tahun 1953 Masehi, di Indonesia, dengan Imamnya DR. Syaikh Wali Al-Fattaah, dan pada tahun 1976 sampai sekarang dilanjutkan oleh Imam Muhyiddin Hamidy.

Dalam siaran persnya, Humas Lajnah Tanfidz Jamaah Muslimin (Hizbullah) Ali Farkhan Tsani menyatakan, tegaknya khilfah itu bukan terjadi secara spontan, melainkan melalui berbagai pencarian yang memakan waktu lama. “Setelah melalui berbagai liku-liku pencaharian khilafah penerus Khulafaurrasyidin keberbagai belahan dunia, maka dalam sidang Ahlul Hali Wal-Aqdi di Masjid Sunda Kelapa, maka ditetapkan Wali Al-Fattah sebagai Imamnya, “jelasnya.

Untuk itu, Jamaah Muslimin menyerukan kepada semua muslim untuk bersatu di bawah bendera khilafah semata-mata didasari keyakinan bahwa berpegang teguh dan taat melaksanakan Al-Quran dan Assunnah, untuk meraih kejayaan dan kebahagiaan.

“Apapun langkah yang ditempuh kaum muslim selama ini senantiasa terpuruk dan tertindas, karena tercerai berai dalam fiqrah-fiqrah dan tidak menyatukan diri di bawah kepemimpinan seorang khilafah, “imbuhnya.

Maklumat tetang tegaknya khilafah itu, akan disampaikan dalam Tabligh Akbar menyambut bulan suci Ramadhan 1428 H, pada 2 September 2007, di Pondok Pesantren Al-Fattah Cileungsi, Bogor. Dalam tabligh itu juga memberikan seruan kepada seluruh kaum muslim agar menyatukan barisan melawan kedzaliman zionis Israel. Dan rencananya, akan dihadiri oleh Duta Besar Palestina untuk Indonesia yang berasal dari Fatah Fariz Al-Mehdawi, serta Menpora Adhyaksa Dault.

10 rencana freemasonry ( salah satu pergerakan yahudi )

Freemasonry, organisasi Yahudi yang telah didirikan sejak lebih kurang tahun 900 SM, memiliki sepuluh program internasional.

Program ini dalam istilah Freemasonry dinamakan Harar atau Satanim, berlambangkan gurita berkaki sepuluh ular berbisa berkepala sepuluh, dan hantu penerkam berkuku baja.

Program Pertama

Program pertama dalam istilah Freemasonry dinamakan Takkim.

# Pada masa Isa a.s.
orang orang yahudi dengan segala tipu daya ingin membunuh Nabi Isa a.s. diantaranya fitnahan keji “ingin menjadi Raja Yahudi”yang disampaikan pada penguasa Romawi. Tetapi Allah SWT menyelamatkan Nabi Isa a.s. dan gantinya Yudas tersalib di Golgota. Maka setelah tiadanya nabi Isa, Yahudi berusaha menghancurkan ajaran yang sudah disebarkan dengan “Takkim” yaitu :

  • Merusak ajarannya yang ada seperti menghalalkan yang halal dan sebaliknya.
  • Merusak akidah dengan doktrin Trinitas
  • Merusak Injil yang ada dengan Injil palsu
  • Saul (Paulus) dijadikan tandingan Nabi Isa a.s.

# Pada Masa Nabi Muhammad SAW.

  • Pada masa Rasulullah orang-orang Yahudi memupuk Munafiqin dan Muhadin. Mereka diantaranya berusaha menfitnah istri Nabi, mengacaukan ajaran Islam, memecah belah kaum Anshor dan Muhajirin.
  • Memecah belah Ali r.a dan Muawiyah r.a. sehingga Aisyah turun tangan.
  • Membuat ratusan hadist-hadist palsu, memasukkan dongeng Israiliyat merubah penafsiran Al-Quran dan sebagainya
  • Mendangkalkan aqidah umat dengan filsafat Yunani sehingga timbul aliran kerahiban, tarikat sufi, mu’tazilah dan sebagainya. Maka datangalah filsuf-filsuf Islam yang menguraikan akidah islam dengan jalan filsafat Yunani, menuruti pikiran Aflatun (Plato), Aristun (Aristoteles) dan lainya.
  • Membuat lembaga pendidikan Islam yang dipimpin seorang alim didikan Freemasonry yang menafsirkan Alquran dan hadist dengan alam pikiran Freemasonry.
  • Menghidupkan sunnah-sunnah jahiliah dengan alasan melestarikan adat istiadat nenek moyang.
  • Menjadikan Islam supaya Tasyabbuh dengan Nasrani dan agama lain, diantaranya dengan memasukkan bentuk nyanyian gereja ke masjid, ulang tahun dan sebagainya

Program Kedua Program kedua dinamakan “Shada” dalam istilah Freemasonry berarti membentuk agama baru dan agama tandingan di seluruh dunia.

Salah satunya yaitu di India ketika Islam bangkit untuk kembali ke Alquran dan Hadist dan mengobarkan Jihad fisabilillah, pihak penjajah Inggris bekerja sama dengan Freemasonry mendirikan gerakan anti Jihad. Antara lain yaitu dengan menggalakkan sufi dengan perantara ulama bayaran anggota Freemasonry. Ditunjukkanya seorang Freemason “ Mirza Ghulam Ahmad”, ia mendakwakan dirinya sebgai Nabi akhir zaman , Bhuda awatara, Krisna, dan semacamnya.

Rabithah Alam islami yang bersidang di Makkah 14-18 Rabiul Awal1394 memutuskan bahwa Ahmadiyah itu bukan Islam dan berkaitan dengan Zionisme.

Dan kasus-kasus “aliran sesat islam” yang beredar di indonesia seperti sholat dua bahasa dan lainya, kemungkian besar berkaitan dengan program Freemasonry.

Program Ketiga Program

ketiga dinamakan parokim, dalam istilah Freemasonry:

  • Membuat gerakan yang bertentangan untuk satu tujuan Mengembangkan Freemasonry lokal dalam suatu negara dengan nama lokal, tetapi tiada lepas dari asas dan tujuan Freemasonry.
  • Mendukung teori-teori bertentangan.
  • Membangkitkan khurafat dan menyiarkan teori Sigmond Freud dan Charles Darwin sehingga antara Ilmu pengetahuan dan agama bersaing, kalah mengalahkan.

Program Keempat

Program keempat dinamakan Libarim, dalam istilah Freemasonry :

  • Melenyapkan etika klasik yang mengekang pergaulan muda-mudi, termasuk melalui penyebaran kebebasan seksual
  • Menghapus hukum yang melarang kawin antar agama untuk menurunkan generasi bebas agama
  • Pengambangan pendidikan seks di sekolah-sekolah
  • Persamaan hak antara laki-laki dan perempuan dalam hal “kedudukan waris” dan “pakaian”
  • Mengembalakan pemuda-pemudi kedunia khayali, dunia musik, dan narkoba. Serta membuat bet satan (rumah setan) untuk menampung pemuda-pemudi kealamnya
    Mengorganisir kaum lesbian, guy, lutherianserta pengakuan hak mereka dalam hukum.

Program Kelima

Program kelima dinamakan Babill, dalam istilah Freemasonry yakni memupuk asas kebangsaan setiap bangsa dan menjaga kemurnian bangsa Yahudi.

Program Keenam


Program Kelima ini dinamakan Onan dalam istilah Freemasonry:

  • Mengekang pertumbuhan bangsa Goyim (orang selain Yahudi)
  • Menyuburkan perempuan-perempuan Yahudi menjadi peridi

Program Ketujuh

Program ketujuh dinamakan protokol. Dalam istilah Freemasonry, protokol khusus untuk program bangsa Yahudi dalam Suhyuniah (zionisme) yang dimulai dengan pengantar protokol.

Isi protokol adalah tentang rencana Yahudi untuk menguasai dunia, diantaranya peghancuran ekonomi suatu negara, penghancuran moral suatu bangsa dan banyak lagi. Dengan program protokol bangsa Yahudi dapat menjadi penguasa ekonomi dunia, pengatur Politik dan penerangan dunia.

Program Kedelapan


Program kedelapan ini disebut Gorgah, dalam istilah Freemasonry :

  • Untuk merusak para pemimpin negara, ulama dan partai, mereka harus dijerumuskan dalam pasar seks dengan seribu satu jalan. Pepatah Yahudi mengatakan”jadikanlah perempuan cantik untuk alat suatu permainan siasat.”
  • Membuat jerat dan jala seks bagi seseorang yang terhormat.  Jika namanya disiarkan sehingga kehormatanya jatuh.
  • Menyebarkan agen Kasisah, yaitu intel Fremasonry untuk menghancurkan martabat lawan ditempat-tempoat maksiat
  • Mendirikan gedung perjudian terbesar dan modern.
  • Melemahkan pasukan lawan dengan perempuan dan obat khusus

Program Kesembilan


Program kesembilan dinamakan Plotisme yaitu:

  • Mendidik alim ulama dalam Plotis yang pahamnya terapung ambang.
  • Alim ulama plotis itu disebarkan sebagai tenaga pengajar di sekolah-sekolah dan lembaga-lembaga Islam.
  • Alim ulama Plotis harus diangkat menjadi anggota kehormatan Freemasoonry.

Program Kesepuluh

Program kesepuluh ini dinamakan Qornun, dalam istilah Freemasonry :

  • Orang-orang yang terpilih yang berbahaya bagi Freemasonry didukung agar menjadi kaya sehingga bergelimang harta, tetapi akhirnya di peras secara halus oleh suruhan Freeemasonry
  • Memberi dana pendidikan bagi pendidikan agama dalam hal berniaga, bertani, dan sebagainya sehingga mereka sibuk dalam keduniaan
  • Lawan-lawan Freemasonry agar terjerat riba dan bank Freeamsonry
  • Menghasut dan memberi jalan dengan berbagai cara agar para pejabat bank diluar bank Yahudi melakukan korupsi sehingga bank tersebut hancur dan kelak bank itu dibantu oleh bank Freemasonry dengan ikatan yang kuat. Bank itu akan bersiri kembali dengan tujuh puluh lima persen modal Yahudi. Kemuidan pemimpin bank dan karyawan tersebut diberi ajaran Freemasonry dan menjadi anggotanya.

Dari data-data tersebut kita lihat bahwa begitu mendunianya program-program Freemasonry, dan Allah SWT telah memperingatkan ini dalam QS 8:72 bahwa mereka saling bahu membahu dan menjadi pelindung satu dengan lainya, dan pada lafadz “illa taf’aluuhu” Allah SWT memerintahkan kita untuk mengadakan upaya program tandingan Tansiq yaitu penyatuan hati umat islam. Dalam hal ini Ulama Islam sebagai pemegang amanah Para Rosul harus mulai bersatu untuk memimpin dan membangun Program tandingan yang mendunia yang insya Allah pasti akan menghancurkan program-program mereka. (lpw sumsel.majelis mujahidin.or.id)

LINK FREEMASON
http://www.freedomdomain.com/freemason.html
http://freemasonrywatch.org/
http://id.wikipedia.org/wiki/Freemason
http://www.freemasoninformation.com/
http://www.rotten.com/library/conspiracy/freemasonry/
http://www.conspiracyarchive.com/NWO/
http://www.informationclearinghouse.info/article2939.htm
http://www.theinsider.org/

Diambil sepenuhnya dari Suwaramuslim

 

 

 

 

 

Entry filed under: Uncategorized. Tags: .

MARI BERJAM pendidikan anak

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Al-Manak

Juli 2013
S S R K J S M
« Jul   Okt »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

Asmaul Husna

Kategori


%d blogger menyukai ini: