PENELITIAN . W. GULO

Mei 16, 2012 at 12:35 am Tinggalkan komentar

Lembar Tugas
Nama : Nana Suryana
Nomor : 2009.1374
Semester : VI (enam)/A. STAI Sukanumi Buku : Metodologi Penelitian
Pengarang : W. Gulo
Dosen : Mulyawan SN M.Ag. M.Pd

BAB I
1. Jelaskan perbedaan antara ontology, epistemology, dan aksiologi dalam filsafat ilmu pengetahuan.
2. Apa yang dimaksud dengan teori ? jelaskan ketiga jenis fungsinya
3. Apa perbedaan antara teori, proposisi, dan konsep
4. Jelaskan paling sedikit 5 cara untuk memperoleh pengetahuan
5. Sebutkan paling sedikit 4 perbedaan antara metode ilmiah dan metode akal sehat dalam memperoleh pengetahuan yang benar
6. Jelaskan hakikat penelitian ilmiah
7. Jelaskan perbedaan pengertian penelitian menurut Nan Lin dan menurut Kerlinger
8. Jelaskan perbedaan antara expost fact research dan penelitian eksperimen
9. Jelaskan dua macam manfaat penelitian

JAWABAN :
1. Jelaskan perbedaan antara ontology, epistemology, dan aksiologi dalam filsafat ilmu pengetahuan.
Ontology merupakan sebuah ilmu yang membahas masalah-masalah yang berhubungan dengan pertanyaan-pertanyaan “ Apa pengetahuan itu ”.
Epistemology merupakan sebuah ilmu yang membahas masalah-masalah yang berhubungan dengan pertanyaan-pertanyaan “ Bagaimana pengetahuan itu ”.
Aksiologi merupakan sebuah ilmu yang membahas masalah-masalah yang berhubungan dengan pertanyaan-pertanyaan “ Untuk apa pengetahuan itu ”.
Perbedaannya adalah Ontologi membahas tentang hakikat pengetahuan, kalau epistemology membahas tentang cara-cara memperoleh pengetahuan, sedangkan aksologi membahas tentang kegunaan/manfaat pengetahuan itu.
2. Apa yang dimaksud dengan teori ? jelaskan ketiga jenis fungsinya
Teori merupakan perangkat dari pengetahuan yang terdiri dari seperangkat proposisi.
Fungsinya :
1. Eksplanatif. Menjelaskan hubungan antara peristiwa yang terjadi
2. Prediktif.
3. Control.
3. Apa perbedaan antara teori, proposisi, dan konsep
Konsep merupakan bahan baku dari ilmu pengetahuan, atau sebagai symbol suatu pengertian tertentu yang abstrak dan menunjukkan suatu yang konkrit.
Proposisi merupakan pernyataan-pernyataan tentang hubungan diantara dua konsep atau lebih
Teori merupakan seperangkat proposisi yang saling berkaitan.
Perbedaannya dari ketiga komponen tersebtu adalah tingkatan hubungan dan kepentingannya. Jadi, konsep merupakan bahan dasar yang utama dan pertama, ketika antara satu sama lainnya dihubungkan akan menjadi sebuah proposisi, dan ketika proposisi itu dikaitkan/dihubungkan akan menjadi sebuah teori ilmu pengetahuan.
4. Jelaskan paling sedikit 5 cara untuk memperoleh pengetahuan
Pada dasarnya manusia mendapatkan pengetahuan dengan dua cara, yaitu :
1. Menggunakan rasio/berfikir (rasinalisme)
2. Menggunakan pengalaman (empirisme) atau menurut Babbie disebut experiential reality.
Namun ada juga yang didasarkan pada :
3. Berdasarkan Intuisi/wahyu.
4. Menggunakan penalaran (Premis mayor : Manusia mati. Premis minor : Ahmad adalah manusia. Kesimpulannya : Ahmad mati )
5. Menggunakan riset/penelitian( dengan proses bertanya dan menjawab )
6. Menurut Babbie. Pengetahuan itu dapat diperoleh melalui orang lain baik secara langsung maupun melalui media, disebut agreement reality.
5. Sebutkan paling sedikit 4 perbedaan antara metode ilmiah dan metode akal sehat dalam memperoleh pengetahuan yang benar
Metode ilmiah :
1. Menggunakan teori dan konsep secara ketat dan terkendali
2. Teori dan hipotesis diuji secara sistematis
3. Pengamatan terhadap fenomena dilakukan secara terkendali/terkontrol
4. Pendekatan yang dipakai bersifat empiris
Metode akal sehat :
1. Menggunakan teori dan konsep secara longgar
2. Teori dan hipotesis diuji secara selektif dan obyektif
3. Pengamatan terhadap fenomena secara langsung duhubungkan dalam satu hubungan sebab akibat tanpa melalui penelitian secara sistematis
4. Pendekatan yang dipakai tidak empiris
6. Jelaskan hakikat penelitian ilmiah
Hakikat penelitian adalah bagaimana kita mengetahui suatu hal itu adalah benar.
7. Jelaskan perbedaan pengertian penelitian menurut Nan Lin dan menurut Kerlinger
Nan Lin : Penelitian merupakan hal yang sangat penting dalam menentukan hukum dan memiliki manfaat yang sangat besar guna memecahkan masalah dalah hubungan sosial.
Kerlinger : Proses penelitian adalah menyusun hipotesis tentang hubungan-hubungan yang diperkirakan terdapat diantara fenomena-fenomena yang terkait, dengan empat criteria, yaitu : Sistematis, terkendali, empiris, dan kritis.
Perbedaannya : Nan Lin menitik beratkan pada tujuan dan manfaatnya sedangkan Kerlinger menitik bertkan pada suatu proses penelitiannya.
8. Jelaskan perbedaan antara expost fact research dan penelitian eksperimen
Penelitian expost fact research :
Penelitian ini merupakan kegiatan meneliti terhadap peristiwa yang sudah terjadi sehingga data-datanya dapat dilacak kembali melalui kuisioner atau dokumen-dokumen yang relevan.
Penelitian ekperimen :
Penelitian ini merupakan kegiatan meneliti terhadap sesuatu yang yang belum terjadi, bahkan disengaja sebagi bahan percobaan atas sebuah teori.
9. Jelaskan dua macam manfaat penelitian
Verifikasi, menguji kembali hasil penelitian yang sudah ada
Problem somving, perbaikan suatu hal yang sesuai dengan harapan

Lembar Tugas
Nama : Nana Suryana
Nomor : 2009.1374
Semester : VI (enam)/A. STAI Sukanumi Buku : Metodologi Penelitian
Pengarang : W. Gulo
Dosen : Mulyawan SN M.Ag. M.Pd

BAB II
1. Jelaskan hubungan antara berfikir logis dan berfikir empiris sebagai cara berfikir ilmiah.
2. Jelaskan sepuluh tahap dalam proses penelitian
3. Jelaskan cirri-ciri pokok dalam poroses penelitian
4. Jelaskan proses penelitian ilmiah menurut Wallace
5. Bagaimana proses pembentukan konsep dan proposisi
JAWABAN
1. Jelaskan hubungan antara berfikir logis dan berfikir empiris sebagai cara berfikir ilmiah.
Menurut Babbie : Ilmu pengetahuan terdiri dari dua pilar, yaitu : Logika/rasionalistas dan pengamatan empiris.
Hubungan antara berfikir logis dengan berfikir empiris merupakan dua hal yang tidak boleh terpisahkan, karena ketika dihadapkan pada permasalahan yang terjadi dilapangan maka pikiran kita akan berfikir secara logis(praktis deduktif). Demikian jika kita dihadapkan pada permasalah ilmu maka kita akan berfikir secara empiris(teoritis induktif)
2. Jelaskan sepuluh tahap dalam proses penelitian
1. Konseptualisasi masalah
Perumusan pertanyaan-pertanyaan yang berbungan dengan masalah(substansi), serta metodologi pembuatan pertanyaan dasar dan cara menjawabnya.
2. Tujuan dan hipotesis
Berdasarkan pada pernyataan/jawaban sementara dari konseptualisasi malasah, itulah tujuan tujuan dan hipotesis yang mengarahkan dan mengendalikan peneliti untuk mencari jawaban yang sebenarnya
3. Kerangka dasar penelitian
Disebut juga kerangka hipotesis, merupakan sekumpulan masalah sebagai bahan yang saling terkait dengan masalah yang akan diterliti. Ex : masalah pengangguran, terkait denga pertumbuhan penduduk, urbanisasi, tabungan masyarakat.dll
4. Penarikan sampel
Pengumpulan data yang akan diuji, dengan memperhatikan dimana sampel yang akan diambil, kemudian strategi apa yang akan digunakan/ perumusan populasi.
5. Kontruksi intrumen
Penyusunan intrumen disesuaikan dengan metode yang digunakan, seperti wawancara, kuisioner, pengamatan.
6. Pengumpulan data
Pengumpulan data bertujuan untuk mencari jawaban/pembuktian hipotesis yang dilakukan pada responden yang menjadi sampel penelitian, dan dengan metode yang disesuaikan dengan variable.
7. Pengolahan data
Data mentah diolah dengan tiga tahapan, yaitu : Editing(penyuntingan), Coding(pengkodean), master sheet(penyusunan table induk).
8. Analisis pendahuluan
Analisis pendahuluan yang dimaksudkan adalah mendeskripsikan setiap variabel pada sampel penelitian, untuk dipergunakan pada analisis selanjutnya.
9. Analisi lanjut
Analisis ini disebut analisis inferensial yang diarahkan pada pengujian hipotesis. Dengan menggunakan alat-alat : Jika hipotesis yang diuji hanya mencakup satu variabel maka menggunakan Uni Variate Analiysis, jika mencakup dua variabel maka menggunakan Bivariate Analysis, jika mencakup lebih dari dua variabel maka menggunakan Multivariate Analysis.
10. Interpretasi
Interpretasi adalah pembahasan sebagai bahan pelaporan tertulis.
3. Jelaskan ciri-ciri pokok dalam poroses penelitian
Ada dua cirri dalam penelitian, yaitu : Diferensial dan Integrasi
Diferensial bermula dari konseptualisasi masalah, tujuan dan hipotesis, kerangka dasar, sampling, intrumen, dan pengumpulan data. Disebut proses deduksi.
Integrasi bermula dari pengumpulan data, pengolahan data, analisis pendahuluan, analisis lanjut, interpretasi, dan konseptualisasi masalah/ laporan tertulis. Disebut proses induksi.
4. Jelaskan proses penelitian ilmiah menurut Wallace
Ada dua proses penelitian, yaitu : cara menemukannya disebut komponen metodologi, dan hasil temuannya disebut komponen informasi.
Komponen metodologi mencakup :
1. Deduksi logis,
2. Interpretasi hipotesis, Intrumentasi, Skala pengukuran, Sampling
3. Penyederhanaan(dengan statistic, estimasi parameter)
4. Pembentukan teori dan proposisi
5. Pengujian hipotersis
6. Inferensial logis
Komponen Informasi mencakup :
1. Teori
2. Hipotesis
3. Pengamatan
4. Generalisasi empiris
5. Penerimaan atau penolakan hipotesis

5. Bagaimana proses pembentukan konsep dan proposisi
Konsep merupakan bahan baku ilmu pengetahuan.
Proposisi dibentuk dari pernyataan-pernyataan yang terhubung dari dua konsep atau lebih, contoh : Apabila seseorang diberikan stimulus, maka ia akan memberikan reaksi dengan cara tertentu. Stimulus dan Reaksi adalah dua konsep yang dihubungkan.

Lembar Tugas
Nama : Nana Suryana
Nomor : 2009.1374
Semester : VI (enam)/A. STAI Sukanumi Buku : Metodologi Penelitian
Pengarang : W. Gulo
Dosen : Mulyawan SN M.Ag. M.Pd

BAB III
1. Apa yang dikamsud dengan masalah dalam penelitian
Masalah merupakan suatu kesenjangan antara kenyataan dengan harapan / kesenjangan antara teori dengan empiris, sehingga memerlukan adanya penelitian mengapa hal tersebut bisa terjadi. Semestinya secara teori tidak terjadi, paktor apa yang mempengaruhi sehingga kenyataan berbeda dengan yang diharapkan secara teori.
2. Jelaskan 3 jenis masalah dalam bidang social
1. Masalah filosofis. Yaitu : Terjadinya gejala-gejala yang berbeda antara empiris(kenyataanya) dengan pandangan hidup yang ada dalam masyarakatnya.
2. Masalah kebijakan. Yaitu : Terjadinya gejala-gejala yang berbeda antara empiris(kenyataanya) dengan yang membuat kebijakannya.
3. Masalah ilmiah. Yaitu : Terjadinya gejala-gejala yang berbeda antara empiris(kenyataannya) dengan konsep ilmiah(ilmu pengetahuan).
3. Apa perbedaan antara konsep dan variabel
Variabel. Terdiri dari beberapa unsur/jenis/bermacam-macam. Contoh : Eman, Udin, Icih, Amang, Odon
Konsep. Satu unsure yang terdiri dari beberapa variabel/indikator. Contoh : Manusia yang terdiri dari Eman, Udin, Icih, Amang, Odon. Dll.
4. Berikan 2 buah contoh tentang definisi operasional suatu variabel
Definisi operasional dirumuskan sedemikian rupa sehingga ia bisa berfungsi sebagai petunjuk untuk menemukan data yang tepat dalam dunia empiris. Contoh :
Motivasi adalah derajat kesungguhan kerja pada seorang anggota dalam suatu organisasi.
Setiap orang yang dijatuhi putusan oleh pengadilan sebagai pelaku kenakalan remaja.
5. Jelaskan fungsi indicator pada sebuah konsep
Indicator merupakan bagian-bagian dari konsep, atau konsep terdiri dari beberapa indicator/variabel, jadi, dengan adanya indicator dapat merumuskan variabel secara operasional dan menjadi sebuah konsep.
6. Jelask perbedaan antara variabel dependen dan variabel independen dengan sebauah
Varibel gependen adalah variabel yang tidak bebas / disebut indongen
Veriabel independen adalah variabel yang bebas / disebut eksogen
Contoh : “ Jika harga suatu barang naik(atau turun), maka DI sini permintaan merupakan variabel dependen, dan Harga merupakan variabel independen ”
7. Apa perbedaan pengukuran pada skala ordinal dengan skala nominal
Dalam melakukan pengukuran terhadap suatu variabel dapat menggunakan salah satu dari empat skala(nominal, ordinal, interval, dan ratio).
Skala nominal adalah skala yang dapat dipakai pada setiap variabel, yang berfungsi untuk membedakan, setiap obyek pada variabel yang diukur adalah setatar, namun berbeda satu sama lainnya. Contoh : status seks, obyeknya dua macam jenis seks yang mempunyai derajat yang sama/statar, yaitu laki-laki dan perempuan. Membedakan antara laki-laki dan perempuan adalah skala nominal.
Skala ordinal adalah skala yang dapat membedakan, namun bukan perbedaan yang setatar, tetapi perbedaan jenjang atau tingkat, variabelnya adalah status ekonomi.
8. Apa perbedaan pengukuran pada skala interval dengan skala ratio
Skala interval : skala interval adalah pengukuran yang berdasarkan pada angka-angka yang memiliki perbedaan. Contoh : interval antara umur 21 th, umur 22 th, umur 23 th. Ciri dari skala interval adalah arbiter, yaitu pengukuran umur tersebut dari titik nol yang berbeda-beda, ya’ni pada tahun kelahirannya. Karenanya angka-angka tersebut idak multiplier.
Skala ratio : skala ratio ini merupakan skala yang tertinggi, kemudian skala interval, keludian skala ordinal, kemudian skala nominal. Maka skala Ratio dapat diubah menjadi skala Interval, skala Interval dapat diubah menjadi skala Ordinal, skala Ordinal dapat diubah menjadi skala Nominal. Dan tidak untuk sebaliknya.

9. Berikan sebuah contoh dimana sebuah variabel interval dijabarkan pada skala ordinal dan skala nominal

10. Klasipikasikan konsep-konsep berikut menurut disiplin ilmu :
Konsep Definisi Nominal Definisi Operasional
Raja Raja adalah seorang yang memiliki kekuatan/kemampuan/pengaruh dlm mengerahkan rakyatnya Raja adalah kedudukan tertinggi pada sebuah Negara dg system kerajaan
Menteri Menteri adalah orang yang membantu presiden Menteri adalah kedudukan tinggi dibawah presiden
Investasi Investasi adalah menyimpan uang pada sebuah perusahaan Investasi adalah pemberian modal dalam suatu usaha bersama
Rakyat Rakyat adalah masyarakat yang ada di suatu Negara Rakyat adalah orang yang selalu tunduk pada perintah atasan
Masyarakat Masyarakat adalah sekelompok manusia pada suatu daerah tertentu Masyarakat adalah orang-orang yang hidup bersama-sama dalam satu daerah
Urbannisasi Perpindahan masyarakat untuk mendapatkan peningkatan ekonomi Perpindahan dari daerah yang padat ke daerah yang masih kosong
Harga Harga adalah patokan dalam jual-beli Harga adalah kesepakatan antara penjual dan pembeli
Lautan Lautan adalah air yang terbentang sejauh mata memandang Lautan adalah tempat yang berisikan air
Transmigrasi Orang-orang yang melakukan Perpindahan tempat tinggal ke daerah yang masih kosong Perpindahan penduduk secara masal dari daerah kota ke daerah perhutanan
Perjanjian Orang yang melakukan kesepakatan bersama atas satu permasalahan Kesepakatan antara dua belah pihak
Penjara Tempat Tempat penyimpanan orang yang melakukan kejahatan
Gunung Benjolan permukaan bumi Dataran tinggi atau paku alam
Perbankan Tempat penyimpanan uang/harta Perputaran ekonomi / lintasan transaksi
Hakim Orang yang memutuskan perkara Tempat pengembalian perkara yang jadi perselisihan
Pelanggaran Kejadian yang tidak diharapkan Perbuatan yang dilarang undang-undang
Pedesaan Lingkungan masyarakat yang wilayahnya kecil Pemerintahan yang ada di daerah terkecil
Iklim Cuaca pada suatu daerah Kejadian alam yang selalu berubah-ubah
Valuta Naik-turunnya harga mata uang Kondisi yang mempengaruhi harga pasar
Angin Lintasan pergerakan Kondisi yang diakibatkan adanya pergerakan
Pemilu Pemilihan pemimpin secara umum Penumoahan perasaan rakyat atas colon pemimpinnya

11. Lima orang anak remaja melakukan perbuatan-perbuatan berikut :
a. Menggunakan narkotika selama 3 bulan terakhir
b. Suka mengumpulkan seman-temannya untuk berkelahi
c. Sering mengganggu orang yang lewat di jalan
d. Suka melempari rumah orang yang tidak disenanginya
e. Memaksa orang untuk memberikan uang kepadanya dengan mengamen
Apakah konsep dari ke-5 perbuatan itu ? definisikan konsepnya
12. Sebutkan variabel dan skala pengukurannya :
a. Banyak orang yang datang kepesta itu dengan berpakain yang warna-warni
Variabel : Banyaknya Orang
Pengukuran : Berpakaian yang warna-warni
b. Mahasiswa yang mendaftar di Universitas itu datang dari berbagai suku dan golongan
Variabel : Mahasiswa yang mendaftar
Pengukuran : dari berbagai suku dan golongan
c. Hasil tes pada UMPTN tahun ini meningkat secara berarti.
Variabel : hasil tes
Pengukuran : Meningkat secara berarti
d. Gaji guru pada lembaga pendidikan swasta cukup memperihatinkan.
Variabel : Gaji Guru
Pengukuran : Cukup memperihatinkan
e. Baik yang beragma Islam, Kristen, Katolok, Hindu, maupun Budha dan lain-lainnya diperlakukan secara sama dalam alam demokrasi
Variabel : Orang yang beragama
Pengukuran : diperlakukan sama
f. Bermacam-macam tingkat pendidikan penduduk yang ada di desa itu
Variabel : macam-macam tingkat pendidikan
Pengukuran : Desa
g. Ada yang berasal dari keturunan bangsawan, ada pada gelandangan, ada pula dari kelas menengah, semuanya tidak dibeda-bedakan dalam pelayanan gereja.
Variabel : keturunan
Pengukuran : Pelayanan Gereja
h. Semua bayi yang lahir di rumah sakit itu mempunyai berat badan antara 2,8 – 4,2 Kg.
Variabel : Bayi yang lahir
Pengukuran : berat badan
i. Ada yang setuju ada pula yang tidak setuju terhadap pendapat itu
Variabel : setuju atau tidak
Pengukuran : pendapat

Lembar Tugas
Nama : Nana Suryana
Nomor : 2009.1374
Semester : VI (enam)/A. STAI Sukanumi Buku : Metodologi Penelitian
Pengarang : W. Gulo
Dosen : Mulyawan SN M.Ag. M.Pd

BAB IV
1. Yang dimaksud dengan hipotesis adalah :
Hipotesis adalah suatu pernyataan yang pada waktu diungkapkan belum diketahui kebenarannya
2. Fungsi hipotesis dalam penelitian ilmiah :
1. Memberikan penjelasan tentang gejala-gejala serta memudahkan perluasan pengetahuan dalam suatu bidang
2. Mengemukakan pernyataan tentang hubungan dua konsep yang secara langsung dapat diuji dalam penelitian
3. Memberikan arah pada penelitian
4. Memberikan kerangka pada penyusunan kesimpulan penelitian
3. Syarat-syarat bagi hipotesis yang baik adalah :
1. Bentuk kalimatnya deklaratip positif
2. Bersifat operasional
3. Menyakatakan hubungan antara konsep
4. Susunlah suatu hipotesis penelitian secara deduktif
“ Makin cepat perkembangan komunikasi, makin tinggi kecerdasan penduduk “.
Variabel X(alat komunikasi, Ex : TV, Radio, Internet, dll ) dapat menghasilkan variabel Y(tingkat kecerdasan, Ex : Budaya, Pendidikan, Hukum, dll)
5. Susunlah suatu hipotesis penelitian secara induktif
“ kecelakaan kendaraan bermotor disebabkan oleh sopir yang mengemudi dengan kecepatan tinggi ”.

6. Tulislah K untuk hubungan kontingensi, atau A untuk hubungan asisiatif, atau F untuk hubungan fungsional.
a. K… . Ada hubungan antara status social dan pendidikan di kalangan penduduk di daerah X
b. A… . Ada hubungan antara jenis kelamin dan fakultas yang menjadi pilihan mahasiswa
c. F… . Ada hubungan antara biaya promosi dan hasil penjualan pada perusahaan besar di daerah
d. A… . Ada hubungan antara tontonan tayangan TV dengan prestasi belajar murid SD
7. Susunlah hipotesis nol dan hipotesis alternative pada pertanyaan nomor 6 diatas
a. H0 : Ada hubungan antara status social dan pendidikan di kalangan penduduk di daerah X
H1 : Tidak ada hubungan antara status social dan pendidikan di kalangan penduduk di daerah X
b. H0 : Ada hubungan antara jenis kelamin dan fakultas yang menjadi pilihan mahasiswa
H1 : Tidak ada hubungan antara jenis kelamin dan fakultas yang menjadi pilihan mahasiswa
c. H0 : Ada hubungan antara biaya promosi dan hasil penjualan pada perusahaan besar di daerah
H1 : Tidak ada hubungan antara biaya promosi dan hasil penjualan pada perusahaan besar di daerah
d. H0 : Ada hubungan antara tontonan tayangan TV dengan prestasi belajar murid SD
H1 : Tidak ada hubungan antara tontonan tayangan TV dengan prestasi belajar murid SD

Lembar Tugas
Nama : Nana Suryana
Nomor : 2009.1374
Semester : VI (enam)/A. STAI Sukanumi Buku : Metodologi Penelitian
Pengarang : W. Gulo
Dosen : Mulyawan SN M.Ag. M.Pd

BAB V
1. Tujuan penarikan sampel adalah
Memberikan kesimpulan dari sejumlah satuan analisis(populasi), yang bersumber dari sampel satuan pengamatan.
2. Perbedaan antara satuan analisis dan satuan pengamatan adalah
Satuan analisis adalah objek yang diteliti, sedangkan satuan pengamatan adalah tempat dimana objek itu berada. Contoh : “ Prilaku bayi dapat diketahui melalui ibunya ” maka prilaku bayi merupakan satuan analisis, dan ibunya merupakan satuan pengamatan.
Namun dapat juga berada bersamaan, contoh “ Motivasi belajar mahasiswa STAI Sukabumi ”, maka satuan analisisnya ada pada motivasi belajar mahasiswa, dan satuan pengamatannya pun ada pada mahasiswa itu sendiri.
3. Perbedaan antara metode sensus dan metode sampel adalah
Metode sensus merupakan pengamatan secara utuh/keseluruhan dari objek(populasi), sedangkan metode sampel adalah pengamatan sebagian kecil dari populasi.
4. Prinsip dasar penarikan sampel adalah
Agar penarikan sampel tidak bias/kurang jelas maka prinsip dari penarikan sampel ini harus bersipat acak, yang dapat mewakili sejumlah karakter pada populasi yang ada.
5. Yang dimaksud dengan penarikan sampel secara acak adalah
Penarikan sampel secara acak adalah penarikan sampel yang dilakukan dalam kondisi yang berbeda-beda. Contoh : waktu (ada yang pagi. Siang, sore, atau malam), manusia ( pria, wanita, atau waria) Usia ( anak, dewasa, atau orang tua) dll.
6. Perbedaan antara penarikan sampel dengan pemulihan dan penarikan sampel tanpa pemulihan adalah
Penarikan sampel dengan pemulihan adalah pengambilan sampel satu persatu dan dikembalikan lagi pada populasinya. Dan ini dapat terambil lagi yang ke-2 kalinya pada saat berikutnya. Sedangkan penarikan sampel dengan tanpa pemulihan adalah sampel yang telah diambil tidak dikembalikan pada populasinya,
7. Kita tidak dapat membuat generalisasi dari pernarikan sampel secara probability sampling dan nonprobability sampling. Penjelasannya sebagai berikut

8. Dari suatu populasi beranggota 500 orang ditarik sampel 30 orang secara acak sederhana. Tariklah sampel tersebut dengan menggunkan daftar bilangan acak
Pengambilan sampel secara acak / kira-kira dapat mewakili.

9. Berikanlah sebuah contoh penarikan sampel secara berlapis proporsional

10. Perbedaan antara cluster sampling random dan stratified proportionate random sampling dapat dijelaskan sebagai berikut
Pengambilan sampel dengan stratified proportionate random sampling seperti pada gambar jawaban nomor 9, sedangkan pengambilan sampel dengan cluster sampling random sampel diambil secara letak geografis/wilayah tertentu ( dari Jawa Barat diambil Bandung sebagai sampelnya ). LIHAT HALAMAN 93
11. Contoh penggunaan multistage random sampling adalah
Gambar 5.5. di halaman 95

Lembar Tugas
Nama : Nana Suryana
Nomor : 2009.1374
Semester : VI (enam)/A. STAI Sukanumi Buku : Metodologi Penelitian
Pengarang : W. Gulo
Dosen : Mulyawan SN M.Ag. M.Pd

BAB VI
1. Susunlah sebuah desain penelitian tentang topic yang cukup menarik minat Anda. Salah satu salinan desainnya dikirim kepada penyelenggara program ini untuk ditanggapi dalam rangka peningkatan kompetensi Anda dalam bidang ini.

Lembar Tugas
Nama : Nana Suryana
Nomor : 2009.1374
Semester : VI (enam)/A. STAI Sukanumi Buku : Metodologi Penelitian
Pengarang : W. Gulo
Dosen : Mulyawan SN M.Ag. M.Pd

BAB VII

1. Jelaskan antara informasi dan data. Berkan satu contohnya
2. Apa tujuan dari pengumpulan data
3. Sebutkan dengan kata-kata Anda sendiri tahap-tahap pengumpulan data menurut Nan Lin
4. Apa perbedaan antara satuan pengamatan dan satuan analisis
5. Dari mana diketahi data yang akan dikumpulkan ? jelaskan
6. Jelaskan keunggulan dan kelemahan metode pengamatan
7. Jelaskan perbedaan antara “ Partisipan sebagai pengamat ” dan “ Pengamat sebagai partisipan ”
8. Jelaskan keunggulan dan kelemahan metode documenter itu
9. Jelaskan keunggulan dan kelemahan meetode kuesioner
10. Dalam keadaan bagaimana metode documenter itu lebih unggul
11. Jelaskan paling sedikit lima factor yang menjadi dasar pertimbangan untuk memilih metode yang tepat pada pengumpulan data
12. Jelaskan pengertian no. 43/L/MPI Anda telah mengerjakan Lembar Kerja tentang Desain Penelitian. Untuk penelitian yang telah Anda susun itu. Sekarang lanjutkan dengan menyusun Instrumen penelitian

Lembar Tugas
Nama : Nana Suryana
Nomor : 2009.1374
Semester : VI (enam)/A. STAI Sukanumi Buku : Metodologi Penelitian
Pengarang : W. Gulo
Dosen : Mulyawan SN M.Ag. M.Pd

Lembar Tugas
Nama : Nana Suryana
Nomor : 2009.1374
Semester : VI (enam)/A. STAI Sukanumi Buku : Metodologi Penelitian
Pengarang : W. Gulo
Dosen : Mulyawan SN M.Ag. M.Pd

Lembar Tugas
Nama : Nana Suryana
Nomor : 2009.1374
Semester : VI (enam)/A. STAI Sukanumi Buku : Metodologi Penelitian
Pengarang : W. Gulo
Dosen : Mulyawan SN M.Ag. M.Pd

Entry filed under: Uncategorized. Tags: .

METODE PENELITIAN Beres LK 2 9 Juni 2012 kota Sukabumi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Al-Manak

Mei 2012
S S R K J S M
« Apr   Jul »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

Asmaul Husna

Kategori


%d blogger menyukai ini: